Monday, October 22, 2012

A quarrel between two women

A quarrel between two women

Cerpen Bahasa Inggris dan terjemahannya
There were once two women who lived in the same house. They each had a child. It happened that one of the children died one night. Its mother took the other woman’s child, and put the dead child in her bed instead.
The next morning they had a quarrel.
“This is my child. The dead child is yours,” said one.
“No, the dead child is yours. This living one is mine,” said the other.
Each one said the living child was hers, but no one could tell who was its true mother. And they went to see Solomon, the wise king of the Jews.
When King Salomon heard their story, he said, “Cut the child into two and give each woman one half.”
“That’s a good idea,” said the dead child’s mother.
“Give her the child. Let the baby be hers. But don’t kill the baby,” said the living child’s mother.
“Give the child to this woman,” said the king. “She is the baby’s true mother.”


Pertengkaran antara dua orang ibu

Cerpen bahasa inggris dan terjemahannya
Pada suatu masa hiduplah dua orang ibu dalam satu rumah. Keduanya memiliki seorang bayi. Pada suatu malam salah satu dari bayi mereka meniggal dunia. Ibu yang bayinya meninggal mengambil bayi ibu yang satunya dan menukar dengan bayinya yang sudah meninggal dunia.
 Pada saat pagi tiba keduanya mengakui bayi yang masih hidup itu adalah bayinya.
“Ini bayi saya. Yang meninggal itu adalah bayimu,” kata salah satu ibu tersebut
“Tidak, bayi yang sudah meniggal itu adalah bayimu. Bayi yang masih hidup ini adalah bayiku,” kata ibu yang satunya.
Keduanya masing-masing mengakui bayi yang hidup itu adalah bayi mereka, dan tidak orang yang bias memutuskan atau menentukan siapakah ibu yang sebenarnya. Akhirnya mereka memutuskan untuk mengadu kepada Solomon (Nabi Sulaeman), raja yang bijaksana pada Zaman itu.
Ketika Raja Sulaeman mendengar cerita mereka, dia mengatakan “belah bayi itu menjadi dua, dan berikan kepada mereka masing-masing sebelah dari bayi tersebut.”
“Itu ide yang bagus,” Kata Ibu yang telah meninggal anaknya.
“Berikan saja bayi itu kepadanya. Saya siap mengalah biarkan saja bayi itu menjadi miliknya. Tapi jangan dibelah (dibunuh),” kata ibu bayi yang sebenarnya.
“Berikan bayi tersebut kepada wanita ini,” kata Raja. “Dialah ibu yang sebenarnya dari bayi tersebut.”

No comments:

Post a Comment

Thanks for your comments

Related Posts with Thumbnails